Selamat Datang

di

KULIAH metode"C.H.A.T"

CEPAT_HEMAT_AKRAB_TERPADU

Membanggakan Kesuksesan orang lain, jauh lebih buruk daripada menyesali Kegagalan sendiri. Jadilah pribadi yang mandiri, tinggalkan Kegagalan, kejarlah Sukses dengan belajar.

Your good deeds are not the reason of others to respect you. Mistakes of others is not also a reason for you to punish him

[by : Parel]

Cara Hidup Tanpa Stres dan Depresi


Depresi dapat memiliki dampak negatif pada hidup anda. Depresi merupakan perasaan yang dialami oleh setiap orang pada satu masa dalam kehidupan mereka. Perasaan-perasaan negatif seperti kesedihan, kekhawatiran, dan frustrasi merupakan perasaan-perasaan yang umum dirasakan oleh banyak orang. Merupakan suatu hal yang wajar jika anda merasa kecewa setelah mengalami kegagalan, sedih, perpisahan atau kehilangan.

Sekali lagi, perasaan-perasaan tersebut adalah hal yang wajar dan dalam beberapa kejadian, perasaan-perasaan tersebut justru dapat digunakan untuk keuntungan kita karena perasaan-perasaan tersebut menunjukkan kelemahan kita. Pengalaman yang muncul dari kondisi negatif dalam hidup kita tersebut memberikan kita keberanian dan kemauan untuk mengubah hidup kita serta kekuatan untuk menangani depresi dan situasi negatif lainnya di masa yang akan datang.

Ketika perasaan negatif semacam ini terus menerus muncul, bertahan lebih dari dua minggu, dan mulai mengganggu kegiatan sehari-hari kita, pekerjaan, diet, tidur dan hubungan kita; maka kemungkinan besar kita mengalami depresi dan kita harus menemukan cara untuk mengatasinya. Karakteristik utama depresi adalah perasaan negatif dan kesedihan yang sangat mendalam dan terjadi dalam waktu yang lama.

Gejala-Gejala Utama Depresi?
- Duka berkepanjangan
- Stamina rendah dan sering merasa letih
- Bertambah atau berkurangnya nafsu makan
- Bertambah atau berkurangnya keinginan untuk tidur
- Stress, cepat marah dan frustrasi
- Tidak ada hasrat seksual
- Tidak memiliki harapan terhadap masa depan

Penyebab Utama Depresi?

· Kurang Berpikir Positif. Ketika seseorang mengalami depresi, mereka merasa bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi, dan hal ini akan terjadi berulang kali. Dalam kejadian semacam ini, orang tersebut melihat lebih banyak hal buruk terhadap sesuatu; secara sadar maupun tidak sadar. Mereka selalu memfokuskan perhatian mereka pada masalah dan mengabaikan keberhasilan serta kesuksesan yang mereka raih. Bagi seseorang yang berpikiran negatif dan memiliki kecenderungan depresi, segala hal yang terjadi merupakan cermin dari permasalahan dan kemunduran. Perubahan dalam diri seseorang atau perubahan lingkungan, yang merupakan perubahan wajar, dalam pikiran seseorang yang depresi merupakan bukti bahwa sesuatu yang buruk terjadi karena mereka.

· Tidak Percaya Diri. Orang-orang yang depresi tidak memiliki rasa percaya diri dan mereka selalu menganggap semua yang terjadi sebagai kegagalan mereka. Bahkan kesalahan sekecil apapun mereka anggap sebagai masalah besar dan mereka hal-hal tersebut menguras perhatian mereka jauh lebih besar dari orang pada umumnya.

· Larutdalam kesalahan. Dalam kehidupan, kita pasti melakukan kesalahan; beberapa orang membuat lebih banyak kesalahan. Orang yang menderita depresi lebih memfokuskan diri pada jumlah kesalahan yang mereka buat. Sebagai hasilnya, mereka menciptakan kesan negatif mengenai kesalahan.

· Kewajiban Hidup dianggap sebagai Tekanan. Dalam situasi ini, orang-orang selalu berpikir apa yang seharusnya mereka lakukan dan tidak seharusnya mereka lakukan. Hasilnya, di penghujung hari mereka terbebani oleh sejumlah komitmen. Orang-orang dengan pola pikir semacam ini mengkonsentrasikan pikiran mereka pada kepahitan dan frustrasi dan juga mempengaruhi perilaku orang-orang di sekitar mereka.

· Merasa Lemah. Permasalahan bagi orang yang mengalami depresi adalah mereka merasa tidak ada satu hal pun yang bisa memuaskan mereka. Bahkan ketika mereka menyadari mereka bisa memperbaiki mood mereka, mereka tidak melakukannya. Nasihat yang mereka peroleh dari teman-teman dan keluarga dianggap tidak perlu dan tak berguna. Satu hal yang paling mereka rasakan adalah ketidakmampuan mereka untuk berharap, atau terinspirasi oleh sesuatu dan memperhatikannya. Mereka menyadari seperti apa diri mereka dalam keadaan normal namun mereka tidak menyukainya. Mereka menyadari apa yang seharusnya mereka lakukan namun mereka tidak mampu melakukannya. Mereka menyadari apa yang orang lain inginkan dari mereka, namun mereka tak mampu memberikannya. Mereka tidak berharap pada suatu waktu keadaan akan membaik. Mereka kehilangan harapan dan harapan perlahan hilang dari diri mereka. Pada titik ini, depresi tidak membiarkan mereka merasakan kebahagiaan dan optimisme.


Stress vs Depresi

Menghadapi sakit jasmani atau ketegangan jiwa, otak menuangkan hormon ACTH, lalu kelenjar adrenal dekat ginjal menuangkan hormon cortison dan adrenalin. Adrenalin bertugas memberi peringatan adanya stress dengan bertambahnya detak jantung, tarikan nafas, asam lambung, dan pekerjaan urat atau otot dengan kebutuhan darah yang lebih, sehingga menarik darah dari tangan (tangan jadi dingin). Cortison bertujuan untuk meredakan rasa sakit dan infeksi, tetapi juga menyebabkan naiknya asam lemak, gula darah dan tegangan otot atau urat. Apabila adrenalin terlalu lama dalam tubuh, maka produksi cholesterol bertambah, pembuangan cholesterol berkurang, penyempitan pembuluh darah, penggumpalan darah dan menebalnya tembok pembuluh darah.

Setiap kali ada gangguan ditubuh atau jiwa, maka tubuh kita akan memberikan reaksi, yang  disebut ‘alarm system’, untuk memberitahu atau menyadarkan kita supaya kita bertindak untuk mengatasinya. reaksi ini reda, apabila kita merasa tenang. Reaksi ini elastis seperti karet (bisa bereaksi dan reda kembali), tetapi bila reaksi stress tinggal terlalu lama, maka akan mengganggu kesehatan dan mental, karena daya tahan tubuh untuk melawan virus dan bakteri menurun.

Stress yang tersembunyi, yaitu apabila tubuh kita tidak meresponi adanya stress. Hal ini terjadi karena tubuh manusia sangat mudah menyesuaikan dengan keadaan. Contoh:
Marah: marah mudah menaikkan tekanan darah. Kemarahan yang tidak diselesaikan dengan cepat, menyebabkan tekanan darah tetap bertahan tinggi dan tidak menurun lagi, akibatnya tubuh kita akan menyesuaikan dengan tekanan darah tinggi, sehingga kita tidak merasa lagi adanya stress.

Stress mengganggu semua orang termasuk orang Kristen, pertobatan tidak membuat orang anti stress, tetapi membutuhkan waktu untuk menjadi dewasa dan stabil dalam emosi, apa lagi orang yang mengalami masalah dalam emosi karena masa lalu.

Utama penyebab gangguan emosi, (psychiater Kristen, Dr.William P. Wilson dari Duke University dan Dr.Armand Nicholi dari Harvard) yaitu :
  • Harga diri yang rendah  (diputus oleh pacar),
  • Tidak ada hubungan yang intim dengan sesama  (karena sifat yang aneh)
  • Tidak ada persekutuan yang erat dengan Tuhan.
  • Keadaan phisik: sangat lelah dan lapar.
  • Keadaan jiwa; kesulitan ekonomi, kuatir akan keluarga, hubungan orang tua retak, orang tua sakit, tidak ada pekerjaan, dsb.
  • Keadaan rohani; berbohong, pura-pura.

Pemicu Bunuh Diri

Dalam laporan kesehatan sebuah badan amal di Inggris, The Samaritans, pria paruh baya yang memiliki latar belakang ekonomi kurang mampu dan sulit menerima kondisi hidupnya rentan bunuh diri. Laporan tersebut menyebutkan, pria usia 30-an sampai 50-an yang sulit menerima kondisinya, kehilangan jati diri serta maskulinitasnya, 10 kali lebih mungkin memengakhiri hidup. Hal ini menunjukkan, bunuh diri tidak sesederhana masalah kesehatan mental saja. Pria yang tidak mampu beradaptasi secara sosial, sulit menerima keadaanya dan cenderung menghadapi depresi, kecemasan dan masalah lainnya sangatlah rentan.

"Bunuh diri bukan sekedar masalah kesehatan mental, tetapi juga kesenjangan sosial dan kesehatan. Dalam temuan kami, tidak semua orang merasa nyaman dengan kondisi yang dialaminya. Perubahan kondisi tenaga kerja selama 60 tahun terakhir ini telah mempengaruhi kelas pekerja pria. Dengan pengurangan tenaga kerja, pria kehilangan pekerjaannya. Mereka lalu kehilangan kebanggaan diri serta identitas maskulinitasnya," kata Stephen Platt, seorang profosor di Universitas Edinburg yang meneliti kebijakan kesehatan dan bekerja untuk The Samaritans.

Meskipun difokuskan di Inggris, para ahli percaya kondisi ini relevan di semua negara maju di dunia. Terutama negara yang telah mengalami pergeseran dari berbasis industri menjadi layanan berbasis ekonomi. Dalam laporan disebutkan, pria paruh baya ini merasa tidak yakin bagaimana hari tua mereka. Mereka sosok yang lebih tradisional, pendiam, ayah yang keras, lebih progresif, dan cenderung individual.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan, bahwa setiap tahun hampir satu juta orang melakukan bunuh diri. Rata-rata bunuh diri terjadi setiap 40 detik atau terjadi pada 16 orang dari 100.000 orang. Percobaan bunuh diri juga tinggi dengan rata-rata mencapai 20 kali. Hampir di seluruh dunia, pria lebih rentan mengakhiri hidupnya ketimbang wanita.
Laporan WHO mengatakan, faktor resiko utama sebagai alasannya adalah kesehatan mental terutama depresi, lalu penyalahgunaan alkohol, kekerasan, rasa kehilangan, dan tekanan latar belakang sosial dan kebudayaan.

Penelitian ini menemukan rata-rata 3.000 pria paruh baya di Inggris yang memiliki latar belakang ekonomi kurang beruntung melakukan bunuh diri setiap tahun. Platt mengatakan temuan mengejutkan dari kelompok resiko ini sangat tinggi dan tidak bisa lagi diabaikan.
"Pria sering dikritik karena enggan membicarakan masalahnya dan mereka malu mencari bantuan. Melihat prilaku mereka ini, kita harus mengakui bahwa laki-laki berbeda dengan perempuan. Untuk itu, perlu dicari upaya bantuan yang efektif menjawab permasalahan pria," ujarnya.


Cara Mengatasi Depresi?

Kita bisa mengatasi depresi dengan bantuan seorang spesialis. Nasihat yang diberikan seorang spesialis dapat sangat bermanfaat. Pengobatan yang diberikan bertujuan untuk memperbaiki mekanisme biologis dalam pola pikir yang memungkinkan seseorang merasa depresi. Untuk mengatasi depresi dengan efektif, anda harus merubah pandangan dan pola pikir anda. Dengan mengubah pola pikir bagi mereka yang menderita depresi, anda bisa menciptakan perlindungan jangka panjang terhadap depresi.

Selain bantuan dari seorang spesialis, anda bisa mengatasi depresi dengan mengandalkan diri anda sendiri; antara lain dengan:
  • Menerima Diri Sendiri Apa Adanya. Jika anda tidak mampu mengatasi depresi seorang diri dan jika usaha anda tidak berhasil, hal terbaik yang bisa anda lakukan adalah dengan menerima kekurangan tersebut. Daripada mencoba mengubah hidup anda dengan paksa, anda harus menerima diri anda, dengan apa yang anda rasakan dan berkonsentrasi pada hal-hal yang anda mampu lakukan. Depresi akan lenyap namun kita tidak bisa memprediksi kapan depresi akan terjadi. Kemajuan terapis tergantung pada banyak faktor. Anda tidak perlu mencoba mengubah hal-hal yang memang tidak bisa anda ubah. Setiap kali anda harus melakukan yang terbaik untuk membantu diri anda sendiri namun di saat yang bersamaan anda juga harus menerima kelemahan anda.Terimalah fakta bahwa anda sedang mengalami depresi dan hiduplah berdampingan secara harmonis hingga anda berhasil mengatasinya. Tidak ada seorang pun yang suka merasa depresi, namun anda harus memahami bahwa tidak ada gunanya untuk terus menerus mengatasi depresi pada titik ini karena anda belum memiliki kekuatan, determinasi, dan keinginan untuk maju. Cobalah untuk menerima apa yang sedang terjadi dalam diri anda dan sekitar anda dan tunggulah hingga kekuatan anda kembali dan anda merasa mampu untuk mengatasi depresi.
  • Kenali Pikiran-Pikiran Serta Perasaan Negatif Anda. Supaya anda mampu mengubah dan mengendalikan pikiran negatif yang membuat anda terperangkap dalam siklus depresi, sangatlah penting bagi anda untuk mengenali alasan-alasan tersebut, yang merupakan penyebab utama anda merasa depresi. Teknik yang dapat digunakan adalah dengan mencatat pikiran negatif anda setiap hari selama beberapa waktu. Lalu anda bisa menghabiskan waktu kira-kira 20 menit setiap hari untuk mengenali, mengelompokkan, dan memeriksa pikiran-pikiran negatif tersebut. Catatan pikiran-pikiran anda dan pemeriksaan atas penyebab rasa depresi tersebut akan membuat anda mampu mengenali alasan mengapa anda terdorong ke keadaan mental yang buruk dan berakhir dengan depresi. Dengan mengenali pola pikir negatif tersebut, anda mampu mencegah, dan memperbaiki bahkan menghentikan siklus depresi.
  • Mengatasi Depresi Dengan Pengobatan. Meskipun anda memiliki alasan yang tepat untuk menghindari penggunaan obat yang berlebihan, anda bisa mengatasi depresi dengan menggunakan obat-obatan; khususnya obat anti depresi. Obat anti depresi mempengaruhi otak dan sel-sel syaraf. Secara lebih spesifik, obat-obatan bekerja dengan mengubah reaksi kimia (neurotransmitter), yang digunakan sel syaraf untuk berkomunikasi satu sama lain. Obat anti depresi merupakan obat yang aman untuk digunakan. Obat semacam ini tidak menimbulkan ketergantungan; tidak mempunyai efek samping yang berbahaya dan dapat membantu anda mengatasi depresi. Tujuan menggunakan obat anti depresi bukanlah untuk mengatasi masalah anda dengan cepat, namun untuk memberikan diri anda kesempatan untuk merasa lebih baik. PERHATIAN: penggunaan obat anti depresi apapun harus dilakukan setelah konsultasi dan pemberian resep dokter.
  • Mengatasi Depresi Menggunakan Psikoterapi. Depresi merupakan indikasi bahwa anda memiliki masalah dalam diri anda yang harus anda temukan solusinya. Depresi bukan hanya sekedar penyakit, melainkan sinyal dari otak yang harus anda pecahkan. Mengatasi depresi harus anda lakukan sebagai cara untuk mengembangkan diri anda dan imbalan untuk mengubah hidup, otak, dan pola pikir anda. Ahli Psikoterapi dapat membantu anda memahami alasan-alasan psikologis yang menyebabkan depresi dan menawarkan anda dukungan untuk melalui proses yang sulit tersebut. Semakin sehat dan kuat diri anda, semakin mudah pula anda mengatasi depresi dengan bantuan psikoterapi. Namun sangatlah penting bagi anda untuk mengembangkan teknik pribadi anda untuk memonitor dan mengendalikan diri anda sendiri untuk mengubah pandangan serta pola pikir mengatasi depresi.
Psikoterapi Dapat Membantu Anda Mengatasi Depresi Melalui:
  -Menyelidiki pemicu depresi dalam pikiran dan sikap anda secara lebih mendalam
 - Membantu anda mengenali masalah yang menyebabkan depresi mana yang bisa anda selesaikan dan masalah mana yang harus anda jalani bersamaan dengan hidup anda
- Memperbaiki hubungan anda
- Membantu anda menemukan kebahagiaan hidup yang hilang karena depresi
- Membantu anda mengekspresikan perasaan anda dengan lebih baik
-  Membantu anda meningkatkan rasa percaya diri dan harga diri anda
- Membantu anda mengubah hidup anda menjadi lebih baik
- Membantu anda dalam menetapkan tujuan hidup anda yang akan meningkatkan kualitas hidup anda
  •  Mengatasi stres dengan Doa. Dalam doa kepada Tuhan, terjadi komunikasi dua arah antara manusia dan Pencipta, ada saluran untuk melepaskan kekhawatiran, cemas, frustasi ketakutan. Semua emosi negatif akibat stres yang berat bisa dibebaskan kepada Allah, Penasehat Yang Ajaib, The Wonderful Counselor. Nyatakan segala emosi negatif yang ada akibat konflik dalam hidup kepada Tuhan. Curahkan isi hati yang berbeban berat kepada Allah.....Banyak orang yang mengalami stres karena tidak diekspresikan, dilepaskan unek-uneknya, terakumulasi dan meledak ibarat bom waktu.
  • Mengatasi stres dengan Meditasi. Dalam meditasi ini dilakukan membaca, merenungkan, internalisasi, refleksi, dan kontemplasi yang memberikan kekuatan, pengharapan, penghiburan, dan kesemubuhan batiniah. Meditasi adalah terapi pelepas stres yang sangat luar biasa.
  • Mengatasi Stres dengan Pujian dan Penyembahan. Ketika orang sedang mengalami stress yang berat orang itu akan terfokus pada masalahnya yang buruk, tetapi ketika orang itu merespon dengan pujian dan penyembahan kepada Tuhan, hatinya akan bersyukur buat apa yang baik dari Tuhan.
Enhanced by Zemanta
Share this article :
 

Poskan Komentar

Saran-Kritik-Komentar Anda sangat bermanfaat.
Terima Kasih Telah Bergabung.

Info Terkait

Pengikut

 
Creating Website : Johny Template - Mas Template
Copyright © 2011. KULIAH via BLOG - All Rights Reserved
Template Created n Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger